News

Viral: Toilet Umum di Taman Lumumba Surabaya Berubah Jadi Rumah Tinggal, Kini Telah Dikosongkan

332
×

Viral: Toilet Umum di Taman Lumumba Surabaya Berubah Jadi Rumah Tinggal, Kini Telah Dikosongkan

Share this article

Treninfo.id, Surabaya – Sebuah video yang memperlihatkan toilet umum di Taman Lumumba, Surabaya, beralih fungsi menjadi tempat tinggal, viral di media sosial. Video tersebut menunjukkan sebuah toilet yang seharusnya digunakan untuk fasilitas umum, namun justru dipenuhi perabotan rumah tangga, mengejutkan seorang warga yang hendak menggunakannya.

Toilet umum berwarna hijau berukuran 4×3 meter yang terletak dekat Pintu Air Jagir ini diketahui dijaga oleh Tumini (47) dan ibunya. Tumini menjelaskan bahwa ia meneruskan pekerjaan suaminya yang telah menjaga toilet tersebut sejak tahun 2010. Ia mengakui bahwa sebenarnya fasilitas umum itu tidak boleh dijadikan tempat tinggal, sehingga ia hanya menjaganya dari subuh hingga pukul 22.00 WIB.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Untuk menambah penghasilan, Tumini lima tahun lalu membuka warung sederhana yang menyatu dengan area toilet. Kompor dan perabotan lainnya pun diletakkan di dalam toilet. “Ya jual kopi, minuman gitu. Karena dulu itu ramai banget 24 jam. Orang duduk, pacaran di taman. Tapi sekarang sepi banget,” tutur Tumini pada Rabu (2/7).

 

Tindakan Cepat Pemerintah Kota Surabaya

Menanggapi video yang viral tersebut, Satpol PP Kota Surabaya bersama perangkat wilayah setempat segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengawasan dan pengecekan. Camat Wonokromo, Maria Agustin Yuristina, menyampaikan apresiasinya atas video yang beredar di media sosial. Menurutnya, video tersebut sangat membantu pihaknya dalam mengambil tindakan preventif dengan cepat.

“Kami sangat berterima kasih melalui berita media sosial itu. Selanjutnya kami lakukan pendekatan kepada penghuni ponten yang kebetulan menyewakan sebagai ponten umum. Beliau sudah menempati ponten ini sekitar 15 tahun, sejak 2010. Beliau bersikap kooperatif dan sadar bahwa ini adalah fasilitas umum yang harus dikosongkan,” kata Maria.

Read  Kejagung Periksa Empat Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pertamina

Maria menjelaskan bahwa pihaknya, dibantu Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, telah memindahkan seluruh perabotan rumah tangga dari dalam toilet ke rumah tinggal penghuni di wilayah Kecamatan Wonokromo. “Mulai semalam, dibantu teman-teman Satpol PP, kami mengosongkan bangunan, sehingga pagi ini sudah kosong. Untuk bangunannya, kami kembalikan kepada pemilik yang dulu melakukan inisiasi pembangunan dan akan segera kami selesaikan sesuai ketentuan,” terangnya.

Lebih lanjut, Maria menambahkan bahwa pemerintah kota akan memberikan bantuan agar Tumini dan keluarganya bisa lebih produktif. “Semalam kami melakukan pendekatan dan menjangkau serta mencari upaya apa yang dapat kami lakukan untuk mendukung ekonomi keluarganya. Pihak yang bersangkutan menyampaikan akan berpikir dulu untuk memulai usaha berjualan, kami akan mendukung hal itu,” tuturnya.

Menanggapi insiden ini, Maria juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga ketertiban kota. “Sebagai masyarakat Surabaya, mari kita bersama menjaga keindahan dan menaati peraturan yang ada di Kota Surabaya ini. Jadi, jika ada masyarakat yang mengetahui adanya aktivitas serupa atau aktivitas negatif lainnya, dapat menghubungi perangkat wilayah setempat, baik kecamatan maupun kelurahan, maka akan segera kami tindak lanjuti,” tegas Maria.

Sementara itu, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasitrantib) Kecamatan Wonokromo, Andi Arvianto, memastikan bahwa setelah pembersihan toilet, pihaknya bersama perangkat wilayah setempat akan rutin melakukan pengawasan di lokasi. “Untuk itu, kami dari Satpol PP akan secara rutin melakukan patroli di wilayah ini. Upaya ini kami lakukan untuk mencegah agar toilet umum ini tidak beralih fungsi lagi,” tukasnya. (iin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News