EconomyHeadlineNews

PGN Dukung Petani Karet Pagardewa Lewat Transformasi Digital Bersama Taniyuk

404
×

PGN Dukung Petani Karet Pagardewa Lewat Transformasi Digital Bersama Taniyuk

Share this article

Treninfo.id, Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan petani, kali ini dengan memfasilitasi transformasi digital bagi petani karet di Desa Pagardewa. PGN berkolaborasi dengan startup agribisnis digital, Taniyuk, untuk memberdayakan petani melalui teknologi.

Inisiatif ini terwujud dalam kerja sama antara Taniyuk dan Koperasi Padetra Artomulyo, lembaga petani karet di Desa Pagar Dewa, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengatasi tantangan yang telah lama dihadapi petani karet, khususnya terkait harga jual yang fluktuatif dan sistem penimbangan yang kurang transparan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Sekretaris Perusahaan PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa TaniyukApp akan menjadi kunci dalam proses ini. “TaniyukApp memungkinkan petani mencatat hasil panen lateks cair langsung dari ponsel mereka,” ujar Fajriyah. Proses pencatatan hasil panen lateks ini akan dikolektifkan pada satu perangkat, yaitu milik bendahara Koperasi Padetra Artomulyo.

Sistem baru ini dirancang untuk meningkatkan transparansi dan keadilan. Setelah panen ditimbang di koperasi dan direkam secara digital, harga akan ditentukan berdasarkan kualitas Dry Rubber Content (DRC%). Selanjutnya, setelah hasil penimbangan mencapai industri (off-taker) melalui TaniyukApp, petani akan menerima notifikasi mengenai jumlah dan nilai transaksi. Pembayaran dapat dicairkan dengan mudah melalui mitra Laku Pandai atau transfer bank.

Selama bertahun-tahun, petani karet di Desa Pagar Dewa umumnya menjual karet beku (lump) dengan harga yang sangat bergantung pada tengkulak. Kondisi ini membuat posisi tawar petani lemah dan seringkali dihadapkan pada sistem penimbangan yang tidak selalu akurat.

Sebagai bagian dari strategi pemberdayaan dan penguatan kelembagaan, PGN mendorong Koperasi Padetra Artomulyo untuk bertransformasi menjadi stasiun lateks pertama di Kabupaten Muara Enim yang bekerja sama dengan Taniyuk. Dengan demikian, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai tempat penimbangan, tetapi juga sebagai penghubung utama antara petani dan industri melalui Taniyuk.

Read  Pertamina Patra Niaga Menggalang Dukungan untuk Net Zero Emission 2060

“Kami percaya, melalui peran kelembagaan seperti koperasi, petani bisa naik kelas. Bukan sekadar menjual hasil panen, tetapi membangun sistem yang adil, transparan, dan berkelanjutan,” tutup Fajriyah. (sri)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News