News

PGN dan PIS Sinergi Angkut LNG Donggi Senoro, Amankan Pasokan Gas Bumi Nasional

290
×

PGN dan PIS Sinergi Angkut LNG Donggi Senoro, Amankan Pasokan Gas Bumi Nasional

Share this article

Treninfo.id, Jakarta – Sinergi antar Subholding Pertamina kembali terjalin dalam upaya mengamankan energi nasional, khususnya gas bumi. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas Pertamina, bersama dengan PT Pertamina Internasional Shipping (PIS) Integrated Marine Logistics, menandatangani kontrak pengangkutan Liquefied Natural Gas (LNG) dari Lapangan Donggi Senoro menuju Floating Storage & Regasification Unit (FSRU) di Lampung (FSRU Lampung).

Kontrak tersebut ditandatangani oleh Group Head Gas and LNG System Management PGN, Tatit Sri Jayendra, dan VP Gas PIS, I Ketut Permadi Aryakuumara, pada Rabu (28/8/2024). Penandatanganan ini juga disaksikan oleh Direktur Komersial PGN, Ratih Esti Prihatini, serta Direktur Gas, Petrokimia, dan Bisnis Baru PIS, Arief Sukmara.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Rencananya, LNG akan diangkut ke FSRU Lampung pada pertengahan September 2024 menggunakan Kapal Lady Eva, dengan total volume sekitar 135.000 m³ atau setara dengan 3.159.000 MMBTU.

Direktur Komersial PGN, Ratih Esti Prihatini, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kerja sama dengan PIS, yang sangat membantu PGN dalam mengamankan pasokan gas bumi, khususnya untuk pelanggan industri. Saat ini, terdapat ketidakseimbangan antara permintaan dan suplai gas untuk kebutuhan pelanggan di Jawa Bagian Barat, Sumatera Selatan, dan Lampung.

“Dalam kondisi ketidakseimbangan saat ini, PGN memerlukan solusi alternatif pemenuhan gas bumi melalui LNG dari Donggi Senoro. Sinergi Pertamina Grup dalam kerja sama ini membuktikan bahwa Holding Migas berhasil meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan energi. Dengan sumber LNG yang berlokasi di Indonesia Timur, diperlukan kapal carrier LNG untuk mengangkut LNG menuju fasilitas FSRU Lampung,” jelas Ratih (29/8/2024).

Ratih melanjutkan, LNG akan diregasifikasi di FSRU Lampung, dan gas hasil regasifikasi akan disalurkan melalui sistem Pipa Transmisi SSWJ ke jaringan distribusi PGN, kemudian disalurkan ke pelanggan.

Read  KPK Konfirmasi Pemanggilan Ridwan Kamil Terkait Dugaan Korupsi BJB

“PGN terus berupaya mengamankan pasokan, termasuk menggandeng pihak-pihak potensial dan seluruh stakeholder, karena PGN tidak bisa sepenuhnya berjalan sendiri. Kami juga sangat berterima kasih atas dukungan dari berbagai pihak, kali ini dari PIS, sehingga alternatif untuk mendatangkan tambahan LNG dari Indonesia Timur bisa segera diwujudkan,” tutup Ratih.

Dalam kesempatan ini, PGN dan PIS yang berada di bawah payung Holding Migas Pertamina memperkuat peran masing-masing perseroan dalam memenuhi ketersediaan energi di dalam negeri. Penyerapan gas diharapkan optimal agar kegiatan bisnis sektor industri pengguna gas bumi dapat terus berjalan. (gih)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News