HeadlineNews

Pemerintah Gandeng PGN Dukung Optimalisasi Jargas di Gresik dan Sidoarjo, Perkuat Pemanfaatan Gas Bumi Untuk Masyarakat

296
×

Pemerintah Gandeng PGN Dukung Optimalisasi Jargas di Gresik dan Sidoarjo, Perkuat Pemanfaatan Gas Bumi Untuk Masyarakat

Share this article

TRENINFO.ID – Pemerintah terus mendorong pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga melalui perluasan program jaringan gas bumi rumah tangga (jargas). Langkah ini dilakukan seiring semakin terkoneksinya infrastruktur gas bumi nasional.

Kabupaten Gresik dan Sidoarjo menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam pengembangan jargas. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap energi yang aman, andal, dan berkelanjutan sekaligus mendorong pemanfaatan gas bumi domestik.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Hal tersebut menjadi salah satu agenda kunjungan kerja Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M. ke jaringan gas bumi rumah tangga di Gresik dan Sidoarjo.

Dalam kunjungan tersebut, Dudung didampingi Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Kuswardono serta Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Hery Murahmanta.

Dudung mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari tugas KSP dalam mengawal pelaksanaan program prioritas nasional, khususnya yang berkaitan dengan swasembada energi dan pengurangan ketergantungan terhadap impor LPG.

Menurutnya, pengembangan jargas menjadi salah satu bagian dari upaya tersebut. Program ini juga sejalan dengan Program Kerja Prioritas Nasional dalam Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2027.

Selain itu, pembangunan jaringan gas perkotaan telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025.

“Kunjungan kali ini juga sekaligus dalam rangka persiapan pengoperasian jargas APBN TA 2025-2026 di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo,” ujar Dudung.

Jargas Gresik dan Sidoarjo Capai Sekitar 7.000 Sambungan Rumah

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM Agung Kuswardono mengatakan, pembangunan jargas terus dilanjutkan seiring semakin terkoneksinya infrastruktur gas bumi nasional.

Read  PGN Diapresiasi BPH Migas 2025 Berkat Peran Strategis di Hilir Migas

Konektivitas jaringan transmisi, salah satunya melalui Pipa Cirebon-Semarang, menjadi salah satu fondasi dalam memperluas pemanfaatan gas bumi domestik, termasuk untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Agung menjelaskan, pembangunan jargas juga menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pemanfaatan gas bumi dalam negeri sekaligus mengurangi beban subsidi terhadap APBN.

“Semakin banyak masyarakat yang terhubung dengan jaringan gas bumi, maka semakin luas pemanfaatan energi domestik yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan,” kata Agung.

Untuk periode 2025-2026, pemerintah tengah membangun sekitar 119.379 Sambungan Rumah (SR) jargas yang tersebar di 15 kabupaten/kota.

Dari jumlah tersebut, masing-masing sekitar 7.000 SR jargas telah dibangun di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo.

Pemerintah juga menargetkan pembangunan jargas dilakukan secara masif dalam beberapa tahun ke depan.

“Mulai tahun ini pemerintah akan melakukan pembangunan jargas secara masif, hingga tahun 2028 ditargetkan terbangun jargas sebanyak 1 juta SR,” ujar Agung.

Riwayat Pembangunan Jargas di Gresik dan Sidoarjo

Program jargas di Gresik dan Sidoarjo bukan merupakan program baru. Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM sebelumnya telah membangun jaringan gas rumah tangga menggunakan APBN di kedua wilayah tersebut.

Di Kabupaten Gresik, pemerintah telah membangun sekitar 4.000 SR sejak 2022. Sementara di Kabupaten Sidoarjo, pembangunan jargas telah mencapai 29.961 SR sejak 2010.

Dalam pengoperasiannya, pemerintah memberikan penugasan kepada PT Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai operator.

Pengalaman PGN dalam melayani pelanggan rumah tangga di Gresik dan Sidoarjo dinilai menjadi salah satu modal penting untuk mendukung keberlanjutan pemanfaatan gas bumi di kedua wilayah tersebut.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Hery Murahmanta mengatakan PGN menyambut baik perhatian dan dukungan pemerintah terhadap pengembangan jargas di Gresik, Sidoarjo, maupun wilayah lainnya.

Read  Chalid Said Salim Ditunjuk Direktur Utama Pertamina Hulu Energi (PHE)

“Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN terus mendukung pengembangan dan pengelolaan infrastruktur jaringan gas bumi untuk segmen rumah tangga dan pelanggan kecil, khususnya atas jaringan gas yang bersumber dari pemerintah melalui skema APBN,” kata Hery.

Menurutnya, PGN siap mendukung penugasan pengelolaan jargas sesuai dengan peran, mekanisme, dan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

PGN Layani Lebih dari 820 Ribu Pelanggan Rumah Tangga

PGN memiliki pengalaman dalam pengoperasian dan pemeliharaan infrastruktur gas bumi, termasuk dalam aspek asset integrity, keselamatan jaringan, pengelolaan pelanggan, hingga pelayanan gas bumi kepada masyarakat.

Secara nasional, PGN telah melayani lebih dari 820 ribu pelanggan rumah tangga.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu dukungan dalam pengembangan jaringan gas rumah tangga di berbagai wilayah Indonesia.

Selain melalui jaringan pipa, PGN juga terus mengembangkan pemanfaatan gas bumi dengan berbagai skema infrastruktur untuk menjangkau wilayah yang belum dapat dilayani jaringan pipa.

Salah satunya melalui solusi beyond pipeline, termasuk pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG).

Pengembangan berbagai skema infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap gas bumi sekaligus mendukung peningkatan pemanfaatan energi domestik.

Ke depan, pemerintah akan terus memperluas program jargas di berbagai daerah. Sinergi pemerintah bersama Kementerian ESDM, PGN, dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat memperluas penggunaan gas bumi untuk rumah tangga serta mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional. (PJI)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News