TRENINFO.ID – De Red FC harus menelan kekecewaan setelah gagal mempertahankan keunggulan tiga gol dan hanya mampu bermain imbang 3-3 melawan RANS Nusantara FC pada pertandingan di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Sabtu (19/9/2026).
Hasil tersebut terasa mengecewakan bagi De Red FC karena tim sempat berada dalam posisi sangat menguntungkan setelah unggul 3-0. Namun, RANS Nusantara FC mampu bangkit dan mencetak tiga gol untuk menyamakan kedudukan.
Pelatih De Red FC, Aji Santoso, mengakui hasil pertandingan tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi timnya. Ia menilai sejumlah kesalahan membuat keunggulan yang sudah dibangun akhirnya sirna.
“Yang jelas, cukup disayangkan. Kita sudah unggul dan berharap bisa mempertahankan keunggulan tersebut. Namun, ada beberapa kesalahan dalam permainan kami sehingga tim tamu bisa menyamakan kedudukan menjadi 3-3,” ujar Aji.
Menurut Aji, pertandingan tersebut memberikan pelajaran penting bagi para pemain, khususnya mengenai ketenangan dan mental ketika berada dalam posisi unggul.
Ia mengatakan, saat De Red FC masih unggul 3-1, tim sebenarnya memiliki peluang untuk memperbesar keunggulan sekaligus mengunci kemenangan.
“Ketika kami unggul 3-1, sebenarnya ada dua peluang yang seharusnya bisa menjadi gol dan mengunci pertandingan. Namun, pemain terlalu terburu-buru atau terlalu bernafsu dalam mengambil keputusan,” katanya.
Mental Pemain Jadi Evaluasi
Perubahan momentum terjadi setelah RANS Nusantara FC berhasil memperkecil ketertinggalan. Gol tersebut membuat kepercayaan diri tim tamu meningkat.
Sebaliknya, Aji melihat para pemain De Red FC justru mulai kehilangan ketenangan. Kondisi tersebut kemudian dimanfaatkan RANS untuk terus memberikan tekanan hingga mampu menyamakan skor menjadi 3-3.
“Setelah RANS mencetak gol dan skor menjadi 3-2, mental pemain lawan naik. Sebaliknya, mental pemain kami justru lebih panik. Ini akan menjadi evaluasi buat kami,” ucap Aji.
Pelatih De Red FC itu menegaskan, kesalahan yang terjadi dalam pertandingan harus segera diperbaiki. Terlebih, tim sudah sempat memiliki keunggulan tiga gol yang seharusnya dapat menjadi modal untuk mengamankan kemenangan.
“Yang jelas, ini akan menjadi evaluasi lagi bagi kami. Sudah unggul 3-0, tetapi akhirnya pertandingan berakhir imbang. Kami akan memperbaiki lagi, terutama mental para pemain. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik,” tutur Aji.
M. Supriadi Kecewa
Kekecewaan juga dirasakan M. Supriadi yang mencetak gol ketiga De Red FC dalam pertandingan tersebut.
Supriadi mengakui para pemain kecewa karena kemenangan yang sudah berada di depan mata harus berakhir dengan hasil imbang.
“Yang jelas, saya bersama tim sangat menyayangkan hasil pertandingan ini. Kami sebagai pemain juga kecewa dan bersedih karena sudah unggul, tetapi akhirnya pertandingan berakhir imbang,” kata Supriadi.
Meski demikian, Supriadi menegaskan hasil tersebut harus menjadi bahan pembelajaran bagi seluruh pemain De Red FC.
Ia berharap tim mampu segera bangkit, memperbaiki kesalahan, dan menunjukkan performa yang lebih baik pada pertandingan berikutnya.
“Kami harus menjadikan hasil ini sebagai evaluasi dan belajar dari kesalahan yang terjadi. Semoga pada pertandingan berikutnya kami bisa bermain lebih baik dan memberikan hasil maksimal untuk tim,” ujarnya.
Hasil imbang De Red FC vs RANS Nusantara FC menjadi catatan penting bagi tim besutan Aji Santoso. Keunggulan 3-0 yang gagal dipertahankan menunjukkan perlunya peningkatan konsentrasi dan ketenangan pemain hingga pertandingan benar-benar berakhir. (ROY)



