HeadlineNews

Tragedi Wartawan Hilang di Selat Sunda, Jurnalis Bondowoso: Tak Ada Berita Seharga Nyawa

288
×

Tragedi Wartawan Hilang di Selat Sunda, Jurnalis Bondowoso: Tak Ada Berita Seharga Nyawa

Share this article

TRENINFO.ID – Suasana khidmat dan haru menyelimuti Alun-alun Ki Bagus Asra Bondowoso pada Minggu (13/9/2026) sore. Komunitas jurnalis bersama aparat kepolisian di Kabupaten Bondowoso menggelar doa bersama untuk keselamatan lima wartawan dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Aksi ini digelar sebagai wujud solidaritas mendalam insan pers Bondowoso terhadap rekan seprofesi yang hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Koordinator aksi, Nanang Ervandi, menegaskan bahwa komunitas media memberikan dukungan moral penuh kepada para korban dan keluarga yang masih menunggu kepastian di rumah.

“Kami menegaskan bahwa tidak ada berita seharga nyawa. Keberadaan setiap pekerja media di medan bahaya adalah wujud dedikasi tertinggi bagi ruang publik,” tegas Nanang di lokasi acara.

Dorong Optimalisasi Pencarian Jalur Laut dan Udara

Nanang menyampaikan apresiasi dan dorongan kepada tim SAR gabungan agar terus memaksimalkan seluruh potensi pencarian, baik melalui jalur armada laut maupun penyisiran udara.

“Kami terus mendukung seluruh pihak terkait, khususnya tim SAR gabungan untuk memaksimalkan pencarian tanpa lelah melalui jalur laut maupun udara. Doa dan keteguhan hati kami menyertai keluarga yang sedang menanti,” tambahnya.

Kronologi Hilangnya Rombongan Peliput Erupsi Krakatau

Rombongan jurnalis bertolak menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau. Namun, komunikasi terputus total sejak Senin sore di perairan Selat Sunda.

Berdasarkan data manifes, delapan orang yang berada di dalam kapal meliputi:

5 Jurnalis:

1. M. Bagus Khoirunnas (LKBN ANTARA)

2. Arie Basuki (Merdeka.com)

Read  Jemaah Umrah Terdampak Jadwal Penerbangan, Pemerintah Lakukan Pendampingan

3. Yudhis (iNews TV)

4. Daus (Anadolu Agency)

5. Donal (Jurnalis Freelance)

3 Kru Kapal:

1. Warta (Nakhoda/Kapten Kapal)

2. Sukarman / Surakman (Anak Buah Kapal)

3. Heriyanto (Pemandu/Guide)

Aksi doa bersama dan gelombang dukungan moral dari berbagai daerah terus mengalir dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. (NIH)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News