HeadlineNews

Perkuat Pendidikan Kesehatan, RSDK Bondowoso Jalin Kerja Sama dengan Universitas Muhammadiyah Jember

351
×

Perkuat Pendidikan Kesehatan, RSDK Bondowoso Jalin Kerja Sama dengan Universitas Muhammadiyah Jember

Share this article

TRENINFO.ID – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan tenaga kesehatan di Jawa Timur terus diperkuat melalui kolaborasi antara institusi pendidikan dan layanan kesehatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pendidikan antara RSUD dr. H. Koesnadi (RSDK) Bondowoso dan Universitas Muhammadiyah Jember di Aula Puspa Indah RSDK, Jumat (11/9/2026).

Kerja sama tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas sinergi dalam pengembangan pendidikan kesehatan. Kolaborasi ini sekaligus membuka peluang bagi lahirnya tenaga medis dan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi serta kesiapan lebih baik dalam menghadapi kebutuhan pelayanan masyarakat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Direktur RSDK Bondowoso, dr. Yus Priyatna Adryanto, Sp.P., FISR, mengatakan pihaknya siap mengambil peran lebih besar dalam mendukung proses pendidikan tenaga kesehatan.

Menurutnya, RSDK dengan berbagai fasilitas dan layanan yang dimiliki memiliki potensi untuk berkembang menjadi salah satu rumah sakit pendidikan utama yang dapat mendukung proses pembelajaran mahasiswa di bidang kesehatan.

Namun, pengembangan tersebut membutuhkan kolaborasi antara rumah sakit dan perguruan tinggi. Sinergi diperlukan agar pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa dapat berjalan sejalan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

“Semangatnya adalah tumbuh bersama. Apa yang menjadi kebutuhan pendidikan akan kami dukung, dan apa yang menjadi tantangan rumah sakit bisa dijawab melalui kerja sama ini,” ujar Yus.

Universitas Muhammadiyah Jember Perkuat Pendidikan Kesehatan

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Jember, Dr. Hanafi, M.Pd., menyebut kerja sama dengan RSDK Bondowoso sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengembangan pendidikan kesehatan di lingkungan universitas.

Terlebih, Universitas Muhammadiyah Jember saat ini terus melakukan berbagai persiapan untuk memperluas layanan pendidikan, termasuk di bidang kedokteran.

Menurut Hanafi, keberadaan rumah sakit yang memiliki kapasitas sebagai mitra pendidikan menjadi kebutuhan penting. Mahasiswa tidak cukup hanya mendapatkan pembelajaran berbasis teori, tetapi juga membutuhkan pengalaman praktik secara langsung di lapangan.

Read  Diskon Tambah Daya PLN Hanya Tersisa Beberapa Hari Lagi

“Kami sangat bersyukur mendapat dukungan dari RSDK. Kolaborasi ini menjadi energi baru untuk mewujudkan berbagai program pengembangan yang sedang kami siapkan,” katanya.

Tak Sekadar Praktik Mahasiswa

Kerja sama antara RSDK Bondowoso dan Universitas Muhammadiyah Jember tidak hanya diarahkan pada penempatan mahasiswa untuk praktik atau kegiatan akademik.

Lebih jauh, kedua institusi ingin membangun kemitraan jangka panjang yang saling memperkuat dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga peningkatan mutu layanan kesehatan.

Pertemuan antara kekuatan akademik dan pengalaman pelayanan kesehatan tersebut diharapkan dapat melahirkan berbagai inovasi serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan tenaga medis dan tenaga kesehatan yang mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan di masa depan.

Suasana optimisme mewarnai penandatanganan kerja sama tersebut. Kedua institusi sepakat bahwa pembangunan sektor kesehatan tidak hanya membutuhkan fasilitas dan teknologi yang memadai, tetapi juga sumber daya manusia yang berkualitas.

Melalui pendidikan yang kuat dan pengalaman praktik yang relevan, mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi yang lebih siap ketika nantinya terjun memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dari Bondowoso, sinergi antara RSDK Bondowoso dan Universitas Muhammadiyah Jember menjadi contoh penting bahwa penguatan pelayanan kesehatan dapat dimulai dari kolaborasi antara rumah sakit dan perguruan tinggi.

Ketika institusi pendidikan dan layanan kesehatan bergerak dalam tujuan yang sama, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh kedua lembaga, tetapi juga oleh masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan kesehatan. (TLN)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News