HeadlineNews

Mantan Pejabat Nganjuk Purwo Bujono Keluar dari Pidsus Kejari, Dibawa ke Rumah Sakit

359
×

Mantan Pejabat Nganjuk Purwo Bujono Keluar dari Pidsus Kejari, Dibawa ke Rumah Sakit

Share this article

TRENINFO.ID – Suasana di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk mendadak menyita perhatian publik pada Jumat petang (11/9/2026). Sejumlah orang tampak digiring keluar dari ruang Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus), salah satunya adalah mantan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, Purwo Bujono.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Purwo terlihat keluar dari ruang Pidsus sekitar pukul 16.30 WIB. Ia langsung dimasukkan ke dalam mobil yang diduga milik tim penyidik Kejari Nganjuk dengan pengawalan sejumlah petugas.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Selain Purwo, beberapa orang lain yang mengenakan kemeja putih dan batik juga ikut dibawa menggunakan kendaraan tersebut. Hingga saat ini, identitas serta keterkaitan orang-orang tersebut masih belum diungkap secara rinci oleh pihak kejaksaan.

Dibawa untuk Pemeriksaan Medis

Kasi Intelijen Kejari Nganjuk, Koko Roby Yahya, membenarkan keberangkatan mantan pejabat Pemkab Nganjuk tersebut. Namun, ia menyebut Purwo dibawa keluar kantor kejaksaan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Untuk sementara dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis. Nanti akan ada press release setelah pemeriksaan medis selesai,” ujar Koko Roby Yahya kepada awak media, Jumat (11/9/2026).

Koko belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai status hukum maupun materi pemeriksaan terhadap Purwo Bujono. Pihak kejaksaan berjanji akan menyampaikan keterangan resmi secara transparan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan medis selesai dilakukan.

Hingga pukul 18.00 WIB, Purwo Bujono dan rombongan belum tampak kembali ke Kantor Kejari Nganjuk.

Dikaitkan dengan Kasus Korupsi Feasibility Study Bendungan Margopatut

Belum adanya pernyataan resmi dari penyidik memicu spekulasi terkait perkembangan signifikan dalam penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi. Pemeriksaan intensif pada Jumat sore ini diduga kuat berkaitan dengan penyidikan perkara korupsi feasibility study (studi kelayakan) proyek Bendungan Margopatut di Kecamatan Sawahan.

Read  DPR Wanti-wanti ESDM Tak Impor Etanol, Pastikan Pasokan Domestik Sebelum Jalankan E10

Perkara dugaan rasuah proyek studi kelayakan Bendungan Margopatut sendiri saat ini memang tengah diproses secara maraton oleh tim penyidik Pidsus Kejari Nganjuk. Bahkan, beredar kabar bahwa penyidik telah mengantongi perkembangan baru mengenai penetapan status hukum pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.

Sebagai informasi, Purwo Bujono merupakan figur yang cukup dikenal di lingkup Pemkab Nganjuk. Sebelum memasuki masa pensiun, jabatan terakhirnya adalah Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Nganjuk. Selain itu, Purwo juga pernah menduduki posisi strategis sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nganjuk. (YVD)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News