HeadlineNews

Demam Padel Merambah Anak-Anak Surabaya, Akademi Mulai Buka Pembinaan Usia Dini

303
×

Demam Padel Merambah Anak-Anak Surabaya, Akademi Mulai Buka Pembinaan Usia Dini

Share this article

TRENINFO.ID – Demam olahraga padel di Kota Surabaya kini mulai meluas ke kalangan anak-anak. Jika sebelumnya arena lapangan padel didominasi oleh pemain dewasa, kini semakin banyak anak-anak yang mulai aktif mengenal dan menggandrungi olahraga tepis bola ini setelah sering menemani orang tua mereka berlatih.

Fenomena positif ini langsung direspons oleh sejumlah akademi lokal. Mereka mulai membuka program pembinaan usia dini guna mengembangkan minat sekaligus menyiapkan regenerasi atlet padel di masa depan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Head Coach Berani Padel Academy, Irsada Arroissi, mengungkapkan bahwa perubahan tren ini terlihat sangat signifikan dalam satu hingga dua tahun terakhir. Hal ini sejalan dengan melonjaknya jumlah komunitas, penyediaan lapangan, hingga gelaran turnamen padel di Kota Pahlawan.

“Kurang lebih 70 persen member coaching class kami sudah berkeluarga. Saat latihan, mereka biasanya membawa anak yang menunggu di area lapangan sambil bermain gadget. Dari situ kami melihat peluang untuk mengajak anak-anak ikut bergerak aktif melalui olahraga padel,” kata Irsada.

Melihat antusiasme alami tersebut, Berani Padel Academy kemudian menghadirkan Berani Padel Kids Academy. Program ini sengaja dikemas dengan konsep bermain (fun-learning) agar anak-anak dapat belajar tanpa tekanan sekaligus menikmati setiap proses latihan.

Karakter Padel yang Ramah Anak
Irsada menjelaskan bahwa padel memiliki karakteristik permainan yang sangat ramah bagi fisik anak-anak jika dibandingkan dengan tenis lapangan. Ukuran lapangan padel lebih kecil sehingga tidak terlalu menguras tenaga.

Selain teknik dasarnya yang relatif mudah dipelajari, keberadaan dinding kaca yang mengelilingi lapangan—dan menjadi bagian dari komponen permainan—membuat anak-anak merasa tertantang seperti sedang bermain game.

“Anak-anak tidak harus langsung memiliki teknik yang sempurna untuk menikmati padel. Mereka bisa belajar sambil bermain, sehingga lebih mudah tumbuh rasa percaya diri dan ketertarikan terhadap olahraga ini,” jelasnya.

Read  Pulihnya Jalan Gumitir, KA Pandanwangi Daop 9 Jember Kembali ke Jadwal Normal

Metode Latihan Berdasarkan Kelompok Usia
Untuk memaksimalkan potensi anak tanpa mengabaikan aspek psikologisnya, Berani Padel Kids Academy menerapkan metode latihan terstruktur yang disesuaikan dengan kelompok usia:

1. Usia 4–6 Tahun: Fokus pada pengembangan kemampuan motorik, ketangkasan, dan koordinasi tubuh melalui permainan interaktif.

2. Usia 7–9 Tahun: Mulai diperkenalkan dengan teknik-teknik dasar memukul dan penguasaan raket (padel racket).

3. Usia 10–12 Tahun: Latihan mulai diarahkan pada pemahaman taktik permainan sederhana dan pemosisian di lapangan.

4. Usia 13 Tahun ke Atas: Anak-anak mulai memasuki fase latihan yang lebih kompetitif untuk mempersiapkan mental bertanding.

Selain mengasah kemampuan fisik dan teknik, akademi ini juga menanamkan nilai-nilai karakter esensial seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama tim, hingga sportivitas lewat berbagai variasi permainan agar anak tidak jenuh.

Optimisme Surabaya Cetak Atlet Nasional
Saat ini, pertumbuhan ekosistem olahraga ini tergolong masif. Berani Padel Academy mencatat telah memiliki 1.018 anggota di platform Reclub dan didukung oleh 457 pemain aktif yang tergabung dalam grup komunitas WhatsApp.

Melihat basis masa dan antusiasme yang kuat tersebut, Irsada optimistis Surabaya berpeluang besar menjadi barometer sekaligus daerah penghasil atlet padel nasional masa depan jika pembinaan usia dini dilakukan secara konsisten.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya menjadi pemain padel yang baik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang sehat, disiplin, percaya diri, dan berani menghadapi tantangan. Prestasi akan mengikuti ketika fondasi itu dibangun dengan benar,” pungkas Irsada. (KBZ)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News