HeadlineNews

Polytron Surabaya International Challenge 2026: 14 Negara Berebut Gelar dan Poin Dunia

384
×

Polytron Surabaya International Challenge 2026: 14 Negara Berebut Gelar dan Poin Dunia

Share this article
Ketua Panitia Pelaksana Polytron Surabaya International Challenge 2026, Yuni Kartika saat memberikan keterangannya terkait kesiapan pelaksaan Polytron Surabaya International Challenge 2026 (Foto: Dokumentasi PBSI)

TRENINFO.ID – Kota Surabaya kembali menjadi tuan rumah ajang bulutangkis internasional. Sebanyak 279 pebulu tangkis dari 14 negara akan bersaing dalam Polytron Surabaya International Challenge 2026 yang berlangsung pada 22–27 September 2026 di GOR Sudirman, Surabaya, Jawa Timur.

Turnamen berstatus International Challenge tersebut menjadi bagian dari kalender kompetisi bulutangkis internasional. Selain memburu gelar juara, para atlet juga berkesempatan menambah poin peringkat dunia serta meningkatkan pengalaman dan kemampuan bertanding di level internasional.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Antusiasme peserta terlihat dari jumlah atlet yang ambil bagian. Indonesia menjadi negara dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 162 atlet. Posisi berikutnya ditempati Malaysia dengan 40 peserta.

Peserta lainnya berasal dari Chinese Taipei sebanyak 15 orang, Singapura 13 orang, Filipina 11 orang, Jepang sembilan orang, Thailand sembilan orang, India tujuh orang, dan Vietnam enam orang.

Australia dan Brunei Darussalam masing-masing mengirimkan dua peserta. Sementara Amerika Serikat, Inggris, dan Sri Lanka masing-masing mengirimkan satu peserta.

Keikutsertaan atlet dari berbagai negara tersebut memperkuat posisi Polytron Surabaya International Challenge 2026 sebagai salah satu ajang kompetisi bulutangkis internasional yang digelar di Surabaya.

Turnamen ini juga menawarkan total hadiah sebesar US$20.000. Persaingan diperkirakan berlangsung ketat karena para pemain memiliki kepentingan untuk meraih gelar sekaligus mengumpulkan poin ranking dunia.

Dorong Perkembangan Bulutangkis Jawa Timur

Ketua Pengprov PBSI Jawa Timur, Tonny Wahyudi, menyambut positif penyelenggaraan Polytron Surabaya International Challenge 2026. Menurutnya, kehadiran turnamen internasional di Surabaya memberikan manfaat bagi perkembangan atlet sekaligus memperkuat ekosistem bulutangkis di Jawa Timur.

“Kami tentu menyambut baik penyelenggaraan Polytron Surabaya International Challenge 2026. Kehadiran turnamen internasional di Surabaya memberikan kesempatan yang sangat baik bagi para atlet, khususnya atlet Jawa Timur, untuk mendapatkan pengalaman menghadapi lawan-lawan dari berbagai negara. Ini juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kompetisi yang semakin kuat di Jawa Timur,” ujar Tonny dalam keterangan resminya, Senin (21/9/2026).

Read  Presiden FIFA Ucapkan Selamat Erick Thohir Dilantik Jadi Menpora

Bagi atlet Indonesia, turnamen tersebut menjadi momentum untuk menguji kemampuan menghadapi pemain dengan karakter dan gaya permainan yang beragam.

Pertandingan di level internasional juga memberikan pengalaman berharga bagi atlet dalam menghadapi tekanan kompetisi, sekaligus menjadi bagian dari proses peningkatan kualitas permainan.

Panitia Pastikan Turnamen Berjalan Profesional

Ketua Panitia Pelaksana Polytron Surabaya International Challenge 2026, Yuni Kartika, mengatakan seluruh persiapan turnamen dilakukan secara profesional.

Panitia, kata dia, tidak hanya memprioritaskan kelancaran pertandingan, tetapi juga aspek keamanan, kenyamanan, dan pelayanan bagi seluruh peserta maupun penonton.

“Bagi kami, menjadi bagian dari penyelenggaraan turnamen International Challenge di Surabaya merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung dengan baik dan memberikan pengalaman positif bagi atlet, pelatih, ofisial maupun para pecinta bulutangkis yang datang menyaksikan,” kata Yuni.

Selain menjadi arena persaingan atlet internasional, Polytron Surabaya International Challenge 2026 juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan langsung pertandingan bulutangkis dengan level kompetisi internasional.

Seluruh pertandingan turnamen tersebut dapat disaksikan secara langsung di GOR Sudirman Surabaya secara gratis.

Masyarakat Surabaya dan pecinta bulutangkis di Jawa Timur diharapkan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk hadir langsung ke arena sekaligus memberikan dukungan kepada para atlet yang berlaga.

Dengan hadirnya ratusan peserta dari berbagai negara, Polytron Surabaya International Challenge 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan olahraga, tetapi juga memperkuat Surabaya sebagai salah satu kota yang memiliki peran dalam penyelenggaraan kompetisi bulutangkis internasional. (BXF)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News