TRENINFO.ID – Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Banyuwangi menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan daerah melalui sinergi erat antara media siber, pemerintah daerah, dan para pelaku usaha. Komitmen tersebut disampaikan dalam acara talkshow interaktif di Radio Fajar FM pada Jumat (7/8/2026).
Ketua JMSI Banyuwangi, Subahrodin Yusuf, mengungkapkan bahwa media memiliki peran strategis tidak hanya sebagai jembatan informasi, tetapi juga sebagai mitra vital penyokong pertumbuhan ekonomi daerah. JMSI menyatakan keterbukaan penuh untuk berkolaborasi demi kemajuan kawasan yang dijuluki Bumi Blambangan tersebut.
“Kami tidak menutup diri untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi serta seluruh investor yang masuk ke Banyuwangi. Sinergi ini penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif melalui pemberitaan yang produktif dan berimbang,” ujar pria yang akrab disapa Cak Udin tersebut.
Pria asal Desa Sembulung, Kecamatan Cluring ini menambahkan bahwa JMSI siap membantu para investor yang menghadapi kendala saat menanamkan modalnya di daerah. “JMSI siap bergotong royong. Jika investor ada kendala dalam investasi, bisa menggandeng kami. Sesama pengusaha harus saling membantu,” tegasnya.
Kawal Program ‘Tandang Bareng’
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris JMSI Banyuwangi, Dedi Jumhardiyanto, menjelaskan bahwa sebagai wadah para pengusaha media siber, JMSI siap berpartisipasi aktif mengawal berbagai kebijakan Pemkab Banyuwangi yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, salah satunya program Tandang Bareng.
“Melalui kerja bersama dan gotong royong, pembangunan di Banyuwangi dapat berjalan lebih optimal. JMSI Banyuwangi ini kan kumpulan pengusaha media, tiada salahnya jika tandang bareng dengan pengusaha di sektor lain selama saling memberikan manfaat,” jelas Dedi.
Dedi menekankan bahwa ruang dialog dan kolaborasi lintas sektor akan memicu ketenteraman serta menciptakan iklim investasi yang nyaman. Melalui siaran di Radio Fajar FM, JMSI Banyuwangi berharap pesan persatuan dan gotong royong ini dapat sampai ke seluruh lapisan masyarakat, pemangku kepentingan, hingga para calon investor demi mewujudkan kemitraan yang saling menguatkan. (HQX)



