HeadlineNews

Di Tengah Maraknya Gym Modern, Konsep “Gym Mojopahit” di Surabaya Tetap Bertahan Berkat Komunitas dan Kualitas Latihan

309
×

Di Tengah Maraknya Gym Modern, Konsep “Gym Mojopahit” di Surabaya Tetap Bertahan Berkat Komunitas dan Kualitas Latihan

Share this article

TRENINFO.ID – Industri kebugaran di Surabaya terus berkembang pesat. Berbagai pusat kebugaran modern bermunculan dengan menawarkan fasilitas premium, desain interior estetik, hingga beragam promo keanggotaan yang menyasar generasi muda. Namun di tengah tren tersebut, gym konvensional ternyata tetap memiliki tempat tersendiri di hati para pegiat fitness.

Salah satu konsep yang masih bertahan adalah Gym Mojopahit, sebutan yang akrab di kalangan pecinta fitness Surabaya untuk gym bergaya klasik yang mengandalkan alat-alat berbahan besi, latihan dasar pembentukan otot, serta budaya latihan yang telah terbangun selama puluhan tahun.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Meski tidak menawarkan interior mewah ataupun fasilitas serba digital, konsep ini tetap diminati oleh mereka yang menjadikan kebugaran sebagai gaya hidup dan berfokus pada kualitas latihan.

Manager Merlin Fitness, Priharsono, mengatakan perkembangan industri kebugaran merupakan hal yang positif karena semakin banyak masyarakat sadar pentingnya menjaga kesehatan.

Menurutnya, perubahan tren olahraga sangat terasa dalam beberapa tahun terakhir. Jika dahulu kelas aerobik menjadi primadona, kini gym justru berkembang jauh lebih pesat.

“Dulu yang ramai justru kelas aerobik, sekarang gym yang berkembang sangat pesat. Bahkan perempuan sekarang juga banyak yang nge-gym. Itu menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan semakin baik,” ujarnya.

Meski demikian, Priharsono menilai keberadaan gym modern tidak serta-merta menggeser gym konvensional. Masih banyak anggota yang memilih tempat latihan bergaya klasik karena lebih mengutamakan efektivitas latihan dibandingkan tampilan fasilitas.

“Kalau gym modern memang banyak yang menarik dari sisi desain dan kenyamanan. Tapi bagi orang yang benar-benar ingin membangun otot, konsep Gym Mojopahit tetap punya tempat. Mereka datang untuk latihan, bukan sekadar mencari tempat yang estetik,” katanya.

Read  Polda Jatim Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Tersangka Ayah Kandung Ditahan

Menurutnya, salah satu nilai yang sulit ditiru oleh gym modern adalah budaya kekeluargaan yang telah tumbuh selama bertahun-tahun.

Di gym konvensional, interaksi antarmember berlangsung lebih akrab. Anggota senior kerap membantu pemula memahami teknik latihan, penggunaan alat, hingga memberikan motivasi tanpa diminta.

“Di sini suasananya seperti keluarga. Kalau ada member yang gerakannya kurang tepat, biasanya langsung dibantu teman latihan yang lebih senior. Jadi bukan individualistis,” tuturnya.

Nilai kebersamaan tersebut menjadi alasan mengapa banyak pelanggan tetap bertahan meski memiliki banyak pilihan tempat kebugaran lain.

Menghadapi persaingan yang semakin ketat, pengelola gym konvensional juga mulai melakukan inovasi. Merlin Fitness, misalnya, tengah mengembangkan area gym modern dengan berbagai fasilitas baru, namun tetap mempertahankan lantai khusus berkonsep Gym Mojopahit.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan baru tanpa meninggalkan identitas yang telah melekat sejak berdiri pada 1998.

“Kami tidak ingin meninggalkan identitas yang sudah dibangun sejak 1998. Nantinya ada dua pilihan, konsep modern dan konsep klasik. Jadi member bisa memilih sesuai kebutuhannya,” jelas Priharsono.

Selain melakukan pembaruan fasilitas, strategi pemasaran juga mengikuti perkembangan zaman. Aktivitas para member kini rutin dibagikan melalui media sosial seperti TikTok dan Instagram untuk menjangkau generasi muda sekaligus memperkenalkan suasana latihan yang telah menjadi ciri khas Merlin Fitness.

Priharsono optimistis gym konvensional akan tetap mampu bersaing selama mampu mempertahankan kualitas pembinaan, kenyamanan, dan hubungan yang erat dengan para anggotanya.

Baginya, fasilitas modern memang menjadi nilai tambah, tetapi hasil latihan dan pengalaman yang dirasakan pelanggan tetap menjadi faktor utama dalam mempertahankan loyalitas member.

“Persaingan pasti ada, tetapi kami percaya orang akan tetap datang kalau merasa nyaman dan mendapatkan hasil latihan yang mereka cari. Bagi kami, kepuasan member adalah alasan utama mengapa gym ini bisa bertahan hampir tiga dekade,” pungkasnya.

Read  Tunjangan Rumah DPR Naik Rp50 Juta Tuai Kritik Publik dan Anggaran.

Di tengah gempuran pusat kebugaran modern, eksistensi Gym Mojopahit membuktikan bahwa dunia fitness bukan hanya soal alat canggih atau bangunan megah. Komunitas yang solid, budaya saling mendukung, serta fokus pada kualitas latihan tetap menjadi kekuatan utama yang membuat gym konvensional terus bertahan dan memiliki penggemarnya sendiri di Kota Surabaya. (ZUS)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News