HeadlineNews

JAPFA Resmi Serah Terimakan Taman Pintar Juanda, Siap Jadi Pusat Edukasi dan Rekreasi Masyarakat

253
×

JAPFA Resmi Serah Terimakan Taman Pintar Juanda, Siap Jadi Pusat Edukasi dan Rekreasi Masyarakat

Share this article

TRENINFO.ID – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) secara resmi menyerahkan pengelolaan fasilitas Taman Pintar Juanda JAPFA kepada Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur. Serah terima ini menjadi penanda berakhirnya proses pembangunan dan pendampingan yang dilakukan perusahaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR), sekaligus membuka babak baru pengelolaan kawasan secara mandiri oleh Lanudal Juanda.

Melalui pengelolaan baru tersebut, Taman Pintar Juanda JAPFA diharapkan terus menjadi pusat edukasi, rekreasi, dan pembelajaran lingkungan yang dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Direktur Corporate Affairs JAPFA, Rachmat Indrajaya, mengatakan pembangunan Taman Pintar Juanda JAPFA merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Pembangunan Taman Pintar Juanda JAPFA ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Lebih dari sekadar membangun fasilitas, kami ingin memastikan bahwa kawasan ini dapat terus dikelola dan dimanfaatkan sebagai ruang edukasi, khususnya di bidang pertanian, perikanan, dan pelestarian lingkungan, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Sidoarjo dan sekitarnya,” ujar Rachmat.

Fasilitas yang diserahkan mencakup berbagai sarana edukasi dan rekreasi, mulai dari area Taman Pintar, monumen pesawat, hingga area ketangkasan. Selain itu, kawasan tersebut juga dilengkapi berbagai infrastruktur pendukung lingkungan seperti rumah kompos, tempat pembuangan sampah (TPS), area edukasi pertanian berupa sawah, kandang kelinci, kandang ayam, kolam ikan, amphiteater, hingga pendopo dan JAPFA Showcase yang berfungsi sebagai pusat suvenir.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran yang mengintegrasikan konsep pertanian, peternakan, perikanan, serta pelestarian lingkungan dalam satu kawasan edukatif.

Read  Di Pengadilan New York, Nicolas Maduro: Saya Masih Presiden Venezuela

Ketua Umum Jalasenastri, Fera Muhammad Ali, menyampaikan apresiasi atas kontribusi JAPFA dalam pembangunan kawasan tersebut. Ia menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut melalui Lanudal Juanda untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan Taman Pintar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada JAPFA atas kontribusi dan kepercayaan yang diberikan kepada Lanudal Juanda. Kami berkomitmen untuk mengelola, memelihara, dan mengembangkan Taman Pintar ini agar tetap menjadi ruang edukasi dan rekreasi yang bermanfaat serta dapat dinikmati masyarakat dalam jangka panjang,” katanya.

Sebagai bagian dari proses alih kelola, JAPFA juga memberikan pendampingan melalui program Training of Trainers (ToT) yang berlangsung selama lima hingga enam bulan bagi personel Lanudal Juanda.

Pelatihan tersebut meliputi materi pertanian regeneratif, pengelolaan limbah organik, hingga manajemen operasional kebun terpadu. Melalui program ini, personel Lanudal dibekali kemampuan untuk menyelenggarakan kegiatan edukasi di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan secara mandiri, sekaligus menyusun sistem dokumentasi pengelolaan yang berkelanjutan.

Rachmat menegaskan, keberhasilan program CSR tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang akan mengelolanya.

“Kami berharap pendampingan yang telah diberikan menjadi bekal bagi tim Lanudal Juanda untuk mengelola Taman Pintar Juanda JAPFA secara profesional dan berkelanjutan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah program CSR tidak hanya diukur dari pembangunan fisiknya, tetapi juga dari kesiapan pengelolanya sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya.

Dengan pengelolaan yang kini berada di bawah Lanudal Juanda, Taman Pintar Juanda JAPFA diharapkan terus berkembang sebagai destinasi edukasi berbasis lingkungan yang mendukung peningkatan pengetahuan masyarakat, sekaligus menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha dan institusi negara dalam menciptakan manfaat sosial yang berkelanjutan. (LYZ)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News