TRENINFO.ID – Terminal Peti Kemas (TPK) Ternate mencatatkan tren positif pada kinerja arus peti kemas sepanjang tahun 2025. Peningkatan ini merupakan buah dari transformasi operasional yang berfokus pada produktivitas dan efisiensi layanan pelabuhan di wilayah Maluku Utara.
Terminal Head TPK Ternate, Anwar Pae, mengungkapkan bahwa arus peti kemas selama tahun 2025 mencapai 56.666 box atau setara dengan 63.923 TEUs. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan dibandingkan capaian tahun 2024 yang tercatat sebesar 53.439 box atau 59.095 TEUs.
“Sepanjang tahun 2025 kami telah mencatatkan pertumbuhan arus peti kemas sekitar 6 persen jika dibanding dengan tahun 2024. Capaian ini menjadi indikator positif atas efektivitas transformasi operasional serta meningkatnya kepercayaan pengguna jasa,” ujar Anwar.
Efisiensi Melalui Transformasi Operasional
Keberhasilan ini tidak lepas dari implementasi basic Container Terminal Operation (CTO) serta pola operasi yang berbasis pada planning and control. Anwar menjelaskan bahwa penerapan sistem ini berdampak langsung pada:
Peningkatan Box Ship Hour (BSH): Kecepatan bongkar muat peti kemas per jam.
Penurunan Port Stay: Waktu sandar kapal di pelabuhan menjadi lebih singkat dan efisien.
Selain faktor internal, geliat aktivitas logistik dan perdagangan di Maluku Utara serta kolaborasi yang solid dengan para pemangku kepentingan turut menjadi motor penggerak pertumbuhan ini.
Apresiasi dari Regulator
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate, Rushan Muhammad, memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Ia menilai sinergi antara regulator dan operator pelabuhan telah berjalan dengan baik.
“Upaya perbaikan sistem dan disiplin dalam perencanaan telah berjalan maksimal. Kami berharap kinerja positif ini terus ditingkatkan guna mendukung kelancaran arus logistik dan pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara,” kata Rushan.
Menatap Tahun 2026: Fokus pada SDM dan Mitigasi
Memasuki tahun 2026, PT Pelindo Terminal Petikemas melalui TPK Ternate berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan performa tersebut. Fokus utama perusahaan ke depan meliputi:
1. Penguatan SDM: Menyiapkan tenaga kerja yang andal dan adaptif terhadap dinamika industri.
2. Mitigasi Risiko: Menyiapkan langkah antisipasi terhadap ketidakpastian melalui kesiapan peralatan, sistem, dan pola operasi.
Dengan langkah-langkah strategis ini, TPK Ternate optimis dapat memberikan layanan yang semakin berdaya saing dan efisien bagi para pengguna jasa di masa mendatang. (PVX)



